Kamis, 26 September 2013

Pemikiran Islam Modern dan Pos Modern


A.    MODERNISME DAN MODERNISASI
            Dalam bahasa  sehari-  hari  kita  sering  mengatakan  "modern"  atau  dunia  modern.  Dalam  arti  yang sempit, modern berarti " yang  terbaru" atau mutakhir. Jika di kaitkan manusia sebagai anggota masyarakat   maka modern akan berarti;  "kesanggupan  orang  untuk  mengarahkan  jalannya  sejarah modern  dalam  semua aspek kehidupanya, hingga muncul banyak pemikiran modern dalam perkembangan agama misalnya : munculnya gerakan pemikiran baru yang mungkin merupakan pemikiran yamg radikal pada aspek keagamaan yang di lakukaaan oleh umat itu  sendiri . Gerakan pemikiran itu tidak hanyaa bertumpu pada masalah agama tetapi terkait jugaa dengan masalah polititk umat islam serta bagaaimana aalternatif pemikiran, cultural ataupun keagamaan untuk mengembangkan dayaa gerak pisihikologis umat islam dalam pembangunan  dalam hal ini masih terganjal dengan beberapa aspek
1. Adanya benturan antara tradisionalisme dan modernisasi
2. Trauma  yang  muncul  dalam  persaingan  men-ciptakan  ikatan  komunitas  paska kolonialisme, antara ikatan keagamaan dan nasionalismenya suatu bangsa
3. Sinkritisme  kultural  "santri  abangan"  yang  sebagian  merupakan  akibat  dari adanya  usaha  pemurnian,  tetapi  justru  memunculkan  kategorisasi  umat  hanya pada batas lingkaran yang mengambang.
Dengan latar belakang masalah tersebut di atas, maka pemunculan gerakanpemikiran  baru  dalam  Islam  adalah  sebagai  upaya  untuk  menjembatani kesenjangan  antara  idealitas  Islam  dan  kerangkan  realistis  umat  Islam.
   GERAKAN PEMIKIRAN ISLAM POSMODERNISME
Istilah post-modernism  atau  singkatnya posmo  tas mengisyaratkan  sebentuk  benang merah  yang  menghubungkannya,  yaitu  bahwa  posmodernisme  adalah  suatu  gerakan   pemikiran  atau kultur dalam  fase khusus  sejarah manusia,  setelah  fase modern  yang  berciri  relativisme  dan  serba  makna,  yang  muncul  setelah mengamati dampak kehidupan modern dan kegagalannya.   Mengidentifikasi  beberapa  ciri  utama  posmodernisme, diharapkan  dapat membantu  memperoleh  pemahaman  yang  lebih  akurat  terhadap  fenomena kontemporer .  Oleh karenanya umat Islam jika ingin maju harus berangkat dari prestasi . modernisme, sebagai puncak prestasi dalam sejarah manusia sebelumnya.   Berdasarkan  uraian  di  atas,  dapat  dilihat  bahwa    modernitas mengembangkan  pandangan  yang  adil  dan  obyektif  tehadap  posmodernisme yakni  dengan  menganalisis  kekuatan  dan  kekurangannya.  Sebab  betapapun posmodenisme memiliki kontradiksi-kontradiksi, semisal .1.  Ia menggugat materialisme, tetapi ia sendiri merupakan keinginan yang tidak pernah puas megikuti tatanan konsumerisme.
2. Posmodernisme penuh anarki, ketidak menentuan dalam keputusan.
3. Posmodernisme penuh “intoleransi” dan cenderung fundamentalis, “rigid” dan “literalis.4.  Posmodernisme  cenderung  sebagai  kesombongan  intelektual,  dan  cenderung sebagai diskusi akademik yang jauh dari kenyataan5. Posmodernisme cenderung menyulut kemarau intelektual yang berkepanjangan  di kalangan umat manusia. Namun kita tidak boleh lupa angin positif yang dihembuskannya, yakni:
1.  Menyadarkan kepada kita akan pentingnya   keberagaman
2.  Mengembalikan spiritual yang tercecer dari dunia modern.
3.  Kebajikan yang ada kaitannya dengan agama-agama, rendah hati, kesalehan,  kasih sayang, bakti pada orang tua, dan keberpihakan pada yang lemah. Dengan  demikian  faktor  positif  dari  posmodernisme  hendaknya dipertimbangkan  dengan  bijak  untuk  melanjutkan  dan  mengembangkannya, sementara  faktor negatifnya diupayakan  sekuat mungkin –khususnya oleh orang Islam- untuk mengatasinya.
ORIENTASI PEMIKIRAN ISLAM DI INDONESIA
Gerakan Pembaharuan Islam yang dikenal dengan istilah gerakan tajdid dengan pelbagai predikat bagi perilakunya seperti Reformisme, Puritanisme, Revivalisme sertaModernisme  sesungguhnya  merupakan  salah  satu  bentuk  implementasi  nilai  Islam setelah  Nabi wafat.  Ide  gerakan  pembaharuan  itu  dilandasi  oleh  dua  hal.
1. keyakinan  akan  universalitas  Islam  yang membawa  rahmat  bagi  semesta  alam,  tetapitidak  semua  ajaran  yang  universal  itu  diformulasikan  secara  detail  dan  rinci  oleh  al-qur’an dan al-hadits.  Dalam  persoalan  sosial  dan  kemasyarakatan,  misalnya  Islam memberikan pedoman dasar yang bersifat umum, karena  itu dibutuhkan  interpretasi,  sesuai dengan tuntutan  kebutuhan  dan  perkembangan.  Dalam  konteks  semacam  ini,  maka pembaharuan  pemikiran  Islam  itu,  selain  merupakan  tuntutan  keadaan  zaman,  juga merupakan  tanggung  jawab  agama2.   keyakinan  agama  Islam  sebagai  agama wahyu  terakhir,  berimplikasi  terhadap  keyakinan  bahwa  tidak  akan  muncul  seorang Nabi yang membawa wahyu dan petunjuk agama setelah Nabi Muhammad saw. Wafat. Maka dari kalangan ulama sebagai pewaris Nabi, muncul para pembaharu yang bertanggung  jawab memperbaharui paham keagamaan di kalangan umatnya. Fungsi ini secara  institusional  kemudian  dimanifestasikan  dalam  pelbagai  gerakan  pembaruan pemikiran Islam  gerakan  pembaruan  pemikiran  Islam  di  Indonesia  memiliki  tiga  isu  sentral.
Pertama seruan untuk kembali kepada al-Qur’an dan al-Hadis, yakni usaha pemurnian ajaran Islamdari segala  bentuk  bid’ah,  khurafat  dan  budaya  lokal  yang  bertentangan dengan  ajaran  Islam.   Yang di   Indonesia dipelopori Muhammadiyah, Persis dan Al Irsyad. Kedua,isu kesetaraan antara Umat Islam dengan umat lainnya.  Adanyadiskriminasi derajat umatIslam dengan  lainnya, tidak dapat dipungkiri  akibat kolonialisasi. Upaya itu meliputi pelbagai aspek kehidupan, antara lain pendidikan yang dipelopori Muhammadiyah  dan Thawalib, kemudian  perekonomian  serta perdagangan oleh  Serikat Dagang  Islam  (SDI)  dan masalah  politik  oleh  Serikat  Islam  (SI). Joung Islamiten Bond (JIB) serta Partai Islam Indonesia (PII). Ketiga,  isu  reinterpretasi.Gerakan ini memberikan tafsir baru terhadap  Islam secara kontekstual. Upaya yang dilakukan  ialah menghadapkan nilai dan norma Islam dengan ideologi-ideologi modern serta proses modernisasi yang berlangsung sejak awal pemerintahan Orde Baru, dengan memberikan  tawaran-tawaran  yang  proaktif  bahkan prospektif,  disertai  pelabagai  isu  pembaruannya,  misalnya  desakralisasi  pemikiran Islam, pemasyarakatan nilai-nilai Islam, reaktualisasi ajaran Islam dan lain sebagainya. Secara  global  gerakan  pembaharuan  sebagaimana  dijelaskan  di  atas,  tidak terlepas  dari  gerakan  pemikiran  Islam  di  seluruh  dunia.  KH.  Ahmad  Dahlan misalnya,dengan membangun Muhammadiyah  (1912)  dikatakan  mendapat inspirasi dari Muhammad Abduh, yang diambil adalah pemurniannya, pendidikan dan sosial. KHA. Dahlan bukan  tokoh intelektual, tetapi mendapat  inspirasi dariMuhammad  Abduh.  Begitu  juga  Muhammad  Abduh  adalah  murid  Jamaluddin, tetapi yang diambil bukan politik. Cokroaminoto  di  Indonesiamempunyai murid Sukarno,  dan  Sukarno mengambil  dari  Cokroaminoto  tentang  pidatonya,  tapi  bukan  faham  Islamismenya,  ditambah  sosialisme yang marxis.
  Ketiga pemikir  Islam di  Indonesia  tersebut  (Cokroaminoto, KHA. Dahlan dan  KH.  Hasyim  Asy’ari),  mudah-mudahan  tiga  tokoh  tersebut  sudah  dapat mewakili sejumlah  tokoh-tokoh yang  lain.   Berangkat  dari  fenomena  gerakan  pembaharuan  dan  gerakan  pemikiran  Islam, maka  gerakan-gerakan  tersebut  sangat  terkait  dengan  kebangkitan  Islam  itu  sendiri. Makna  dan  pengertian  mengenai  kebangkitan  Islam  dalam  terminology  Barat diistilahkan  secara  berbeda,  mulai  dari  istilah  revivalisme,  aktivisme,  milenarisme, militansi  Islam, meseanisme,  resurgence    dan  reassertion.  Sesungguhnya,  Istilah  dan terminology  yang  tepat  untuk  menamakan  kebangkitan  Islam  adalah Resurgence.Terminologi  dan  istilah  tersebut merupakan makna  dan  pengertian  yang  tepat  dengan Istilah adalam tajdid ataau ishlah Faktor-faktor  yang  mempengaruhi  kebangkitan  Islam  adalah  faktor internal  dan  eksternal.  Faktor  internal  adalah  faktor  yang  berangkat  dari  dalam tradisi Islam  itu sendiri, yaitu adanya kejumudan dan dogmatis dalam memahami ajaran  Islam,  disamping  itu  adanya  krisis  identitas  umat  Islam  dan  adanya  gaya atau  perilaku  para  pemimpin  Islam  dalam  suatu  negara..  Sedangkan  faktor eksternal sebagai faktor yang berasal dari luar adalah : adanya faktor kekecewaan Umat Islam terhadap Barat; adanya  urbanisasi  dan  dampak  sosial  yang diakibatkan modernisisasi sertaadanya tantangan kehidupan yangsemakin beratdengan menampilkan harga diri Islam Kebangkitan  Islam  pada  akhirnya  melahirkan  tipologi-tipologi  kaum intelektual  yang  tergabung  dalam  ideologi  atau  aliran  pemikiran  mulai  dari Fundamentalisme, Neo tradisionalisme,  modernisme  Islam,. Pemikiran  modern islam banyak di pengaruhi oleh berbagai aspek  kehidupan termasuk juga dari pemikiran – pemikiran yang mereka  adopsi dari para  pemikir barar dan paraaa ilmuan islam .
Blessed is your face
Blessed is your name
My beloved
Blessed is your smile
Which makes my soul want to fly
My beloved
All the nights
And all the times
That you cared for me
But i never realised it
And now it’s too late
Forgive me

Now i’m alone filled with so much shame
For all the years i caused you pain
If only i could sleep in your arms again
Mother i’m lost without you

You were the sun that brightened my day
Now who’s going to wipe my tears away
If only i knew what i know today
Mother i’m lost without you

Ummahu, ummahu, ya ummi
Wa shawqahu ila luqyaki ya ummi
Ummuka, ummuka, ummuka ummuka
Qawlu rasulika
Fi qalbi, fi hulumi
Anti ma’i ya ummi
Mother... mother... o my mother
How i long to see o mother
“your mother, your mother, your mother”
Is the saying of your prophet
In my heart, in my dreams
You are always with me mother

Ruhti wa taraktini
Ya nura ‘aynayya
Ya unsa layli
Ruhti wa taraktini
Man siwaki yahdhununi
Man siwaki yasturuni
Man siwaki yahrusuni
‘afwaki ummi
Samihini...
You went and left me
O light of my eyes
O comfort of my nights
You went and left me
Who, other than you, will embrace me?
Who, other than you, will cover me?
Who, other than you, will guard over me?
Your pardon mother, forgive me

Muhasabah Cinta by Edoustic

Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Reff. :
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi....
Muhasabah cintaku...

Tuhan... Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu

Back to Reff.

cr:liriknasyid.com

Sammy Yusuf, My Ummah Lyric

My ummah, my ummah

He will say
Rasulullah on that day
Even though we’ve strayed from him and his way


My brothers, my sisters, in Islam
Let’s struggle, work, and pray
If we are to
Bring back the glory of his way

CHORUS:
Ya Allah ya rabbal ‘alamin
Ya rahmanu ya rahim
Ya rabbi
O Allah Lord of the Worlds
O Merciful and Beneficent
O my Lord


Let the Ummah rise again
Let us see daylight again
Once again

Let’s become whole again
Proud again
’Cause I swear with firm belief in our hearts
We can bring back the glory of our past

My ummah, my ummah
He will say
Rasulullah on that day
Even though we strayed from him and his way

Look at where we were
And look at where we are
And tell me
Is this how he’d want it to be?
Oh no! Let us bring back our glory
cr: lyric time.com


Rabu, 25 September 2013

ilmu Mantiq

A. PENGERTIAN DEFINISI (تعريف)
     Ta’rif    adalah bahasa arab, yang artinya maemperkenalkan atau memberitahukan sesuatu sampai  jelas dan terang  , yang dalam bahasa Indonesia,kata ta’rif dikenal dikenal dengan istilah pembatas had atau  definisi.  Sedang menurut istllah ahli logika manthiq   ta’rif atau denisi adalah tehnik menjelaskan sesuatu yang dijelaskan , untuk diperoleh suatu pemahaman secara  jelas  dan terang , baik dengan menggunakan tulisan maupun lisan ,dan dalam ilmu manthiq dikenal dengan sebutan ( qaulu syarikh  قول شرىح(   definisi juga di artikan menandai batas- batas sesuatu dalam bahasa latin definire . Jadi definisi dapat diartikan penjelasan apa yang dimaksudkan dengan suatu term. Atau engan kata lain defenisi adalah sebuah pernyataan yang memuat penjelasan dari suatu term.                         
 Contoh :Manusia adalah hewan yang berpikir.
     Dari pengertian ta’rif dan contohnya seperti itu,dapat diambil pemahaman bahwa ta’rif  atau defnisi itu  mempunyai arti yang sama dengan hudud ,yaitu  pembatasan , sehingga keduanya dapat dijadikan sebagai tehnik untuk menjelaskan masalah misalnya dalam hal 
   -Bagaimana cara mendefunisikan sebuah arti 
   -Bagaimana cara yang  sebenarnya  memberikan suatu  argumentasi  ( Dalil ) untuk menetapkan sebuah tujuan khusus.  Sekalipun demikian , hakikat dari menta’rifkan atau mendefinisikan segala sesuatu adalah menjawab adanya  suatu pertanyaan  apa   Tentang sesuatu tersebut  artinya jika sedang dihadapkan pada pertanyaan: Apakah sesuatu itu.  Maka pada saat menjawab,pasti mendefinisikan sesuatu yang sedang dipertanyakan   tersebut , sebab sesuatu yang tidak diketahui,berarti sesuatu tersebut   tidak tergambarkan   bahkan tidak  ada batasan - batasan  sama sekali mengenai sesuatu itu sesuatu itu  secra komplit dan   benar, akibatnya  muncul keragu -  raguan.

B. MACAM- MACAM DEFINISI 

    Dengan memperhatikan arti ta’rif dan bentuk pertanyaan sangat variatif seperti itu, maka ta’rif atu definis dapat di bagi menjadi tiga bagian  :
1. Ta’rif had (       تعريف حد )
Yaitu ta’rif atau definisi yang menggunakan rangkain kully, jinsii, dan fashal . yang di maksud dengan kulli jinsi ialah lafal kully yang mashdaqnya terdiri dari hakikat (subtansi – subtansi )yang berbeda atau lafadz kulliy yang  bawahannya terdapat lafadz- lafadz kulliy yang memiliki arti lebih khusus dari kata binatang . 
Contoh : 
 - binatang . lafadz binatang mengandung arti manusia kambing, kerbau dan binatang – binatang lainya. Semuanya binatang dalah hakikat yang lebih khusus dari binatang . Sedang yang di maksud dengan istilah fashal adalah ciri atau sejumlah ciri dari suatu susbtansi yang dengannya menjadi berbeda susbtansi- susbtansi yang berada dalam satu jinsi antara satu dengan yang lain.jadi, kulliy fashl adalah lafadz kully yang di dalamnya da lafadz pemisah atau pembeda .
 Contoh;
1)  manusia dan binatang  Yang masuk dalam kategori binatang dalah manusia kambing dan sebagainya, tetapi antara manusia dan binatang dapat dipisahkan dengan fashl yaitu dengan kata berfikir atau berbicara dua kata ini menjadi pemisah atau pembeda antara manusia dengan binatang, sebab yang bisa berbicara dan berfikir hanyalah manusia 
2) manusia dalah binatang yang berfikir kata binatang termasuk jinsi kata berfikir termasuk fashl bagi manusia 
3) anjing dalah binatang pelacak kata binatang adalah jinsi kata binatang adalah fashl bagi anjing 
A. Pembagian Ta’rif Had (  حد  تعريف)
_. Ta’rif qosm 
yaitu ta’rif atau definisi yang menggunakan lafadz rangkain kulliy jinsi yang dekat dengan fashl 
contoh : manusia adalah binatang yang berfikir kata binatang merupakan jinsi qorib bagi manusia sebab tidak ada jinsi di bawahnya , artinya di bawah binatang sudah tidak ada kata lagi kata atau lafadz kulliy yang bisa di kategorikan jinsi , kecali manusia yang masuk dalam kategori spesies
_.  ta’rif had naqish ( تعريف نقيص    )
yaitu ta’rif tau definisi yang menggunakan rangkain lafadz kulliy jinsi yang jauh (   ) dan fashal, atau menggunakan rangkain lafadz yang yang dekat 
contoh - Menggunakan jinsi jauh 
-Yaitu manusia adalah tubuh yang bisa berbicara 
-Hanya menggunakan lafadz lulliy dekat 
- Yaitu manusia adalah binatang 
2. Ta’rif rosm ( تعريف لرسم       )
Yaitu ta’rif atau definisi yang menggunakan rangkaian lafadz kulliy jinsi dan irodhil khosh atau sifat khusus 
Contoh
 – anjing adalah binatang yang bisa melacak 
_Manusia adalah binatang yang bisaa tertawa 
A. Pembagian ta’rif rosm  
 Dari pengertian definisi ta’rif rosm , maka ta’rif rosm terbagi menjadi dua yaitu :
a. Ta’rif rosm tam 
Yaitu ta’rif atau definisi yang menggunakan lafadz kulliy jinsi dekat dan khosh secara bersama – sama . 
Contoh  - Manusia adalah binatang yang bisa tertawa 
         - Anjing adalah binatang yang bisa melacak 
b. Ta’rif rosm naqish 
Yaitu ta’rif atau definisi yang menggunakan lafadz kulliy jinsi dekat dan fashl atau menggunakan rangkaian lafdadz kuliiy (jinsi qorib) saja 
Contoh : - menggunakan rangkaian lafadz kully jinsi jauh (jinsi baid) dan fashal yaitu 
- Anjing adalah jism yang bisa melacak 
- Manusia adalah jisim yamg bisa bertanya 
- Menggunakan rangkaian lafadz kulliy dekat (jinsi qorib) yaitu
- Anjing adalah yang melacak 
- Manusia adalah yang bertanya 

2. Ta’rif lafdzi )     (تعريف لفضي

Yaitu ta’rif atau definisi yang menggunakan rangkain lafadz kulliy lain yang hanya memiliki arti sama 
Contoh :
- insan adalah manusia
- terigu dalah tepung 
- bebek adalah itik  

C. SYARAT  - SYARAT DEFINISI 

Ta’rif atu definisi bisa dikatakan benardan bisa diterima jika di dalamnya sudah memenuhi syarat syarat (kriterianya secara lengkap ) sebagai berikut :
1. ان يكؤن منطردا منعكسا
Yaitu isi pertanyyan yang didalam ta’rif itu harus munthorid munakis atau jami’ mani’ .
Lafadz munthori’ ( jami’ munthorid) artinya mengumpulkan sedang muna’kis \ mani’ artinya melarang contoh :
Rokok adalah tembakau yang di gulung di kertas kuning 
Dalam ta’rif ini di anggap tidak benar , sebab tidak jami’, karena tidak memasukan semua yang terdapat dalam rokok , tidak memasukan rokok kretek yang di gulung dengan kertas dan cengkeh , tidak memasukan pula jenis jenis rokok putih, yaitu yang di gulung denagan kertas kelobot ( kulit jagung ), padahal yang di gulung dengan klobot namanya juga rokok .
Dengan boleh demikian , maka pengertian pengertian yang terdapat dalam definisi itu tidak lebih umum atau lebih khusus dari yang akan di definisikan 
2.  ان ىكؤن ظا هرا
Pernyataan dalam ta’rif (definisi )harus lebih jelas dari yang di definisikan . artinya ungkapan  kalimat yang dipakai untuk definisi , tidak boleh menggunakan kata- kata yang bisa mengkaburkan atau lebih mengaburkan dari yang di definisikan .  
contoh :
Rokok adalah daun kering yan rasanya pahit getir yang di bungkus dengan kertas sebesar jari kelingking . definisi ini , lebih tidak jelas dan tidak di mengertibahkan terkesan mebingungka . maka definisi seperti ini tidak bisa di benarkan 

3. ان ىكون مسا وىا

Yaitu pengertian ta’rif (definisi) itu, harus sama dengan yang didefinisikan. Karena itulah ta’rif tidak bisa dianggap benar dan tidak bisa diterima sebagai ta’rif jika keadaannya tidak sama dengan yang didefinisikan. 
Contoh: Rokok adalah tembakau yang dibungkus dengan kertas khusus, berwarna putih, dan dibakar salah satu ujungnya dan dihisap ujung yang lainya dan dihembuskan ke atas sebagai asapnya.
4. ان لا ىكون دورا
Yaitu susunan lafadz yang dipakai untuk ta’rif itu, tidak boleh berputar-putar (daur atau mbulet) .
Contoh:- Ilmu adalah pengetahuan yang ada di dalam otak
 -Manusia adalah orang, orang adalah manusia
 - Cabe adalah rasa pedas yang di makan
5. ليس مجزا ء
Kata – kata yang di pakai untuk membuat ta’rif tidak boleh kata – kata yang majaz.atau metaforik.  
Contoh :-  para kiyai adalah bulan purnama yang menyinari kegelapan malam 
Kata bulan purnama dalam definisi ini adalah kata kiasan dari seorang ulama yang mengayomi masyarakat.
6. لىس مشترك   
Kata-kata yang dipakai untuk membuat ta’rif itu tidak boleh kata-kata yang memiliki arti lebih dari suatu arti atau (musytarok)
Contoh: Pantat adalah suatu yang berlubang
Kata pantat dalam definisi ini mempunyai banyak arti .  yaitu, pantat manusia, pantat botol, pantat periuk, yang dalam kenyataannya tidak berlubang. Karena itulah, definisi ini tidak dianggap benar, sebab belum sempurna. Akan tetapi di dalamnya ditambah denagan suatu qorinah yang bisa memberikan suatu petunjuk kepada arti yang diinginkan. Maka definisi baru baru bisa di temukan , seperti menambah dalam kata – kata berikut:
Pantat  adalah sesuatu yang berlobang yang berfunsi sebagai tempat keluarnya angin dan   buang air besar. 



BAB III
KESIMPULAN

Ta’rif adalah bahasa arab, yang artinya maemperkenalkan atau memberitahukan sesuatu sampai  jelas dan terang  , yang dalam bahasa Indonesia,kata ta’rif dikenal dikenal dengan istilah pembatas had atau  definisi.  Sedang menurut istllah ahli logika manthiq   ta’rif atau denisi adalah tehnik menjelaskan sesuatu yang dijelaskan , untuk diperoleh suatu pemahaman secara  jelas  dan terang , baik dengan menggunakan tulisan maupun lisan ,dan dalam ilmu manthiq dikenal dengan sebutan    qoulu syarhi definisi juga di artikan menandai batas- batas sesuatu dalam bahasa latin definire Jadi definisi dapat diartikan penjelasan apa yang dimaksudkan dengan suatu term. Atau engan kata lain defenisi adalah sebuah pernyataan yang memuat penjelasan dari suatu term.                         

Contoh :Manusia adlah hewan yang berpikir.dengan syarat syarat ta’rif harus memenuhi syarat – syarat sebagai berikut 
1. harus mubtorid munakis atau jami’ mani’ ta’rif 
2. pertanyaan harus lebih jelas  dari yang di defenesikan 
3.pengertian ta’rif harus sama sengan yang di defenesikan 
4. kata – kata yang di buat untuk membuat ta’rif tidak boleh kata – kata majaz 
5. kata – kata  yang dipakai dalam ta’rif harus memiliki makna satu dan tidak boleh musytarak 

DAFTAR  PUSTAKA


- Mundri Drs,1994. Logika , PT Raja grafindo persada 1994 

- Zainy , ma’shum .2008. Zubdatul Mantiqiyah . Maktabah Al Syarifah Al Khodijah , : Jombang 
- Surajiyo , drs 2007, Dasar- Dasar Logika . PT Bumi Aksara: Jakarta .
- Lanur, Alex1983. Logika Selayang Pandang . penerbit kanisius :Yogyakarta . 

Senin, 13 Mei 2013

hem..long time no see.. akhirnya d putuskan lah bongkar-bongkar isi rumah hohohoho... yang mwny buat akademisi aja akhirnya hrus di campur-campur biar tambah sipp makin colourfull gethu.... abaout everything that make me happy so.. the title is ''all about happy'' cekidout ini semacam yokoso nya gtu walaupun gambarnya sma orngnya sma jeleknya uhuk..tp itulah bunkasai yang kemarin sungguh penuh dengan perjuangan beratt #elap keringget let me tell all about ISHONI TANOSHIMASHU...uuu..